Blog Kang Oim, Tempat berbagi Inspirasi. itu Saja!

7 Hal Penting Yang Sering Dilupakan Guru

oiminfo.net - Sahabat oim, kata orang pengalaman merupakan guru yang yang paling baik, maka guru merupakan profesi yang mulia. Namun tahukan kalian, banyak hal-hal yang sangat penting, namun justru seringkali tidak diperhatikan oleh seseorang sebagai seorang guru. apakah itu?

7 Hal Penting Yang Sering Dilupakan Guru

berikut ini akan dipaparkan 7 Hal penting Yang Sering Dilupakan Guru, sebagai bahan diskusi dengan kalian para pembaca.


  • NIAT
Mungkin kita semua sepakat bahwa niat menjadi tolak ukur dari sebuah aktifitas, apalagi seorang guru. Namun mungkin pula merupakan salah satu poin penting yang sering dilupakan oleh seorang guru. Aktfitas pengajaran seorang guru, sangat dipengaruhi oleh adanya niat yang baik. 

Jika seorang guru lupa niat yang baik, apalagi sampai memiliki niat yang salah dalam mengajar, maka bisa jangan terlalu berharap memiliki siswa yang baik pula. Saking pentingnya sebuah niat, dalam agama khususnya agama Islam, Niat memiliki peran yang dominam dalam sebuah amal. Bahkan juga sebagai pembeda. Tanpa sebuah niat, niscaya tidak akan ada bedanya orang yang ber-siwak dengan orang yang hanya menggosok gig, bahkan tidak akan ada bedanya orang yang sedang duduk santai dengan orang yang beri'tikaf. Hadits Rasulullah saw. Tentang niat, menjadi dasar dari pertimbangan ini :
"Sesungguhnya kesempurnaan amal / aktifitas seseorang tergantung niat yang digunakan"
Kemudian mungkin ada yang bertanya, apakah tidak cukup niat hanya dengan satu kali? Mungkin untuk ibadah puasa Ramadhan, para ulama berbeda pendapat. Misalnya, golongan syafi'iyah mewajibkan niat setiap harinya, dan sisi lain ada golongan yang lain, yakni madzhab maliki yang memperbolehkan niat 1 kali diawal puasa, dan jika lupa pada pertengahan puasa, dianggap sah dengan mencukupkan 1 niat. 

Namun dalam peraktinya, sebagai salah satu pengalaman, dalam mengajar tidaklah cukup hanya dengan 1 niat saja, namun seharusnya seorang guru niat setiap kali akan bertindak, dan beraktifitas bahkan berproses sebagai pengajar.
  • PERSIAPAN
Dalam bahasa inggris biasa disebut dengan pleaning, yakni menyiapkan segala hal berkenaan dengan apa yang akan disampaikan saat proses belajar mengajar. Mungkin salah satu media untuk melakukan hal ini bagi seorang guru terdapat pada Rencana Perangkat Pembelajaran RPP. Tapi apakah cukup RPP sebagai bahan persiapan? tentu tidak cukup. karena seringkali hal yang direncanakan sebelum mengajar, justru jauh berbeda pada saat proses belajar mengajar berlangsung. Sehingga guru juga dituntut mempersiapkan segala hal, misalnya pendalaman materi ajar, serta pengembangan dari sebuah materi. Maka point kedua ini masuk selanjutnya masuk dalam point ketiga.
  • PENGUASAAN MATERI
Untuk poin yang ketiga ini, sebenarnya menuntut keseriusan dan kesadaran seorang guru dalam mengajar. Maka bisa dibayangkan, jika seorang guru yang mengajar para murid tidak memahami apa yang diajarkan. dikatakan guru, karena dia lebih mengusai lebih pandai lebih berpengalaman dibandingkan seorang murid. Namun sesuai dengan pengalaman, banyak ditemukan seseorang yang ketika menjadi guru justru enggan untuk belajar, terutama memperdalam materi yang akan diajarkan. padahal, tuntutan untuk belajar tidak terputus ketika seseorang telah menjadi seorang guru.
  • METODE DAN STRATEGI
Poin ini sangtlah penting untuk diperhatikan oleh seorang guru, agar proses pembelajaran semakin baik. Metode dan Strategi yang monoton dapat menyebabkan siswa jenuh berada dikelas, dan tidak bersemangat dalam belajar. Bahkan, mungkin terdapat tipe murid yang dapat memahami pelajaran dengan menggunakan metode yang berbeda. Maka pada titik ini, seorang guru dituntut untuk senantiasa mendesign pengajaran yang baik. Ada sebuah kalam hikmah :

"Materi belajar memang baik, namun yang lebih baik adalah strategi dalam menyampaikannya. Dan strategi memang baik, namun juga yang lebih baik adalah posisi guru"
  • EVALUASI
Nah, point yang kelima ini, mungkin yang sering dilupakan oleh guru. memberikan evaluasi bukan hanya memberikan PR sebelum proses belajar mengajar dikelas usai, atau membuatkan soal ulangan setiap bulannya, atau hanya evaluasi berupa penialaian angka terhadap perkembangan siswa. namun juga evaluasi menyeluruh, terutama evaluasi diri sebagai seorang guru. dan termasuk mengevaluasi beberapa poin yang telah disebutkan diatas.

  • PERHATIAN
Guru bukan hanya partner dalam belajar, dan buka pula sebatas fasilitator transfer of knowledge.  Namun lbih dari itu, guru adalah orang tua bagi seorang siswa. Maka, guru dituntut memberikan pengajaran dan pendidikan serta perhatian kepada seorang siswa, seperti halnya pada anaknya sendiri. Pengalaman membuktikan, salah satu penyebab seorang muris gagal dalam mengajar, dikarenakan tidak mendapatkan perhatian lebih dari seorang guru. Apakah wali kelas tidak cukup? tentu jawabannya tidak cukup. karena seluruh guru bertanggung jawab pada seorang siswa, adapun wali kelas, merupakan perwakilan dari guru-guru yang lain.
  • DOA
Untuk yang terakhir ini mungkin sebagain guru senantiasa ingat untuk berdoa, namun tidak sedikit pula yang melupakannya. Doa merupakan usaha batin dari seorang guru, sedangkan usaha dzhahirnya adalah mengajar. Usaha dzahir tidak cukup, dan tidak sempurna jika usaha batin tidak dilakukan, dan begitupula sebaliknya.

Mungkin 7 Hal Penting Yang Sering Dilupakan Guru diatas, yang bisa dipaparkan disini. Dan sebenarnya masih banyak hal lain yang mungkin dilupakan oleh guru. Jika sahabat memiliki pengalaman dan pengathuan yang berbeda, jangan sungkan untuk membagikannya dan meninggalkannya dalam kolom komentar. semoga bermanfaat.
11 Komentar untuk "7 Hal Penting Yang Sering Dilupakan Guru"

jika ketujuh hal tersebut diatas dilakukan setiap guru, insyaaAllah sangat berguna bagi kwalitas pendidikan

setiap saya mengajar memang selalu berusaha menerapkan ke 7 hal tersebut. Yang buat saya senang, saya malah disenangi murid dan bakan diminta membuka tempat les.

saya bukan guru tapi merasa senang bila bisa ngelakuin hal itu semua

penguasaan materi itu memang penting banget apalagi kalau yang diajar semakin gede umurnya oim

yang bukan guru saja senang apalagi yang guru ya kang

Betul mbak penguasaan materi seringkali tidak diperhatikan oleh para guru.. mereka banyak menggap cukup karena statusnya sebagai guru

Hehe iya kadang guru monoton jadi males muridnya...

Kalau emang artikel ini bermanfaat, tidak ada salahnya meninggalkan komentar, tanya-tanya, tapi jangan tinggalkan link ya? jika masih ngeyel tahu sendiri apa akibatnya? ya betul dihapus selamanya hehe, tenang akan ada kunjungan balik kok.. sabar

Back To Top